Berita Sindikasi: Sebanyak 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa NTT

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artikel Dengan Judul : Sebanyak 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa NTT

KUPANG, 18 AGUSTUS 2026 – Gempa NTT bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, menyebabkan 7.968 rumah warga dan 744 fasilitas umum serta infrastruktur mengalami kerusakan. BPBD NTT menyatakan pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak dan jumlah tersebut masih dapat berubah.

Gempa NTT Rusak Ribuan Rumah Warga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 7.968 rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD NTT Mahadin Sibarani mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan hingga Senin, 17 Agustus 2026. Kerusakan rumah yang tercatat mencakup kategori ringan hingga berat.

“Jumlah rumah yang tercatat mengalami kerusakan ringan hingga berat mencapai 7.968 unit rumah,” kata Mahadin di Kupang, Selasa (18/8/2026).

744 Fasum dan Infrastruktur Ikut Terdampak

Selain rumah warga, gempa juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan infrastruktur. BPBD NTT mencatat sedikitnya 744 unit fasilitas umum dan infrastruktur mengalami kerusakan.

Jumlah tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan laporan sebelumnya. Pada laporan situasi 15 Agustus 2026, BPBD mencatat 163 fasilitas umum dan infrastruktur terdampak.

Peningkatan data tersebut sejalan dengan semakin luasnya proses pendataan di wilayah yang merasakan dampak gempa.

Pendataan Kerusakan Masih Berlangsung

Mahadin menegaskan angka 7.968 rumah rusak dan 744 fasilitas umum serta infrastruktur terdampak belum menjadi data final. Petugas masih melakukan pendataan sekaligus verifikasi langsung di lapangan.

Menurutnya, data yang telah disampaikan merupakan jumlah kerusakan yang sudah masuk dan diverifikasi sampai batas waktu pelaporan.

Empat Kabupaten Menjadi Wilayah Pendataan

Pendataan kerusakan dilakukan di sejumlah kabupaten yang terdampak gempa, antara lain Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, dan Sikka.

BACA JUGA  Berita Sindikasi: Papandayan Chicken Run 5K Siap Digelar, 750 Pelari Ramaikan HUT Ke-3 PT Papandayan Inti Plasma

Tim di lapangan terus memeriksa kondisi bangunan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai dampak gempa terhadap masyarakat.

Mahadin mengatakan proses verifikasi penting dilakukan agar data yang terkumpul benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Jumlah Kerusakan Meningkat Lebih dari Empat Kali Lipat

Data BPBD menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah rumah terdampak. Pada laporan 15 Agustus 2026, tercatat 1.639 rumah mengalami kerusakan.

Dalam dua hari, jumlah tersebut meningkat menjadi 7.968 rumah. Artinya, jumlah rumah rusak bertambah sekitar 6.329 unit atau lebih dari empat kali lipat dibandingkan laporan sebelumnya.

Peningkatan itu tidak serta-merta menunjukkan seluruh kerusakan terjadi dalam waktu bersamaan. BPBD menjelaskan bertambahnya angka terutama dipengaruhi oleh meluasnya cakupan pendataan dan proses verifikasi di berbagai wilayah terdampak.

Data Masih Bisa Berubah

BPBD NTT mengingatkan masyarakat bahwa data kerusakan masih bersifat sementara. Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang terdampak untuk memastikan kondisi dan tingkat kerusakannya.

Pemerintah daerah terus memperbarui data seiring masuknya laporan dari kabupaten terdampak. Hasil verifikasi tersebut nantinya menjadi dasar untuk menggambarkan secara lebih menyeluruh dampak gempa terhadap permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur di NTT.

Dengan proses pendataan yang masih berjalan, jumlah rumah maupun fasilitas yang mengalami kerusakan berpotensi bertambah apabila ditemukan dampak baru di lapangan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET – News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET – News – Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

Read More

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berita Sindikasi: Koramil 05/Pallangga Bersinergi Bersama Mitra Pengelola Kawal Distribusi Makanan Bergizi di Desa Toddotoa
Berita Sindikasi: Koramil 1408-12/Tamalanrea Gelar Karya Bakti Bersihkan Selokan Antisipasi Banjir
Berita Sindikasi: Sebanyak 7.968 Rumah dan 744 Fasilitas Umum Rusak Akibat Gempa NTT
Berita Sindikasi: Kebakaran di Lamongan, Dua Lokasi Dilanda Api Bersamaan
Berita Sindikasi: Wujud Nyata Manunggal TNI dan Rakyat, Babinsa Mawang Hadir di Tengah Aksi Bersih Lingkungan
Berita Sindikasi: Dandim 1409/Gowa Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Taman Sultan Hasanuddin
Berita Sindikasi: Kapolres Polman Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Momentum Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemda
Berita Sindikasi: Sigit Santosa GBNN: Isi Kemerdekaan dengan Jiwa Perjuangan Para Pahlawan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Berita Sindikasi: Koramil 05/Pallangga Bersinergi Bersama Mitra Pengelola Kawal Distribusi Makanan Bergizi di Desa Toddotoa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Berita Sindikasi: Koramil 1408-12/Tamalanrea Gelar Karya Bakti Bersihkan Selokan Antisipasi Banjir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Berita Sindikasi: Sebanyak 7.968 Rumah dan 744 Fasilitas Umum Rusak Akibat Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Berita Sindikasi: Sebanyak 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Berita Sindikasi: Kebakaran di Lamongan, Dua Lokasi Dilanda Api Bersamaan

Berita Terbaru

Media Sindikasi

Berita Sindikasi: Kebakaran di Lamongan, Dua Lokasi Dilanda Api Bersamaan

Selasa, 18 Agu 2026 - 12:37 WIB