Berita Sindikasi: Jalur Puncak Padat, Polisi Terapkan One Way Situasional

- Penulis Berita

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artikel Dengan Judul : Jalur Puncak Padat, Polisi Terapkan One Way Situasional

BOGOR, 25 Agustus 2026 – Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipadati kendaraan wisatawan pada Selasa (25/8/2026) bertepatan dengan libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Polisi mencatat ribuan kendaraan menuju kawasan wisata tersebut dan menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah secara situasional untuk mengurai kepadatan.

Jalur Puncak Dipadati Ribuan Kendaraan

Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah ruas utama menuju kawasan wisata Puncak, khususnya wilayah Megamendung. Arus lalu lintas didominasi kendaraan wisatawan yang memanfaatkan momentum libur untuk berkunjung ke kawasan pegunungan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Satlantas Polres Bogor, sebanyak 8.689 kendaraan tercatat bergerak menuju Puncak. Sementara itu, sebanyak 6.352 kendaraan melintas dari arah Puncak menuju Jakarta dalam periode pukul 00.00 hingga 07.00 WIB.

Volume kendaraan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur. Kondisi ini sekaligus meningkatkan potensi antrean di sejumlah titik yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Puncak.

Polisi Terapkan One Way Secara Situasional

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian menerapkan sistem satu arah atau one way secara situasional. Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan volume kendaraan di lapangan.

Penerapan sistem satu arah menjadi salah satu langkah yang rutin digunakan untuk mengurai kepadatan di jalur Puncak ketika arus kendaraan meningkat. Polres Bogor sebelumnya juga menerapkan pola serupa pada periode libur panjang dengan menyesuaikan kondisi lalu lintas.

Rekayasa Disesuaikan Kondisi Lalu Lintas

Petugas terus memantau pergerakan kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan. Sistem one way dapat diberlakukan untuk memprioritaskan arus kendaraan menuju kawasan Puncak maupun kendaraan yang bergerak ke arah Jakarta.

BACA JUGA  Berita Sindikasi: Jalan Baru Ibrahim Adjie Jadi Surga UMKM Garut, Pedagang Sampaikan Terima Kasih kepada Rudy Gunawan

Rekayasa tersebut tidak bersifat permanen. Pelaksanaannya dapat berubah sesuai perkembangan antrean dan volume kendaraan sehingga pengendara perlu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Wisatawan Diminta Antisipasi Kepadatan

Lonjakan kendaraan pada masa libur membuat waktu tempuh menuju kawasan Puncak berpotensi meningkat. Pengendara yang hendak melintas disarankan memantau informasi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.

Selain mematuhi rekayasa lalu lintas, wisatawan juga perlu mengikuti petunjuk petugas dan tidak berhenti sembarangan di sepanjang jalur utama. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya hambatan tambahan di tengah tingginya volume kendaraan.

Satlantas Polres Bogor juga telah mengembangkan sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan untuk membantu memprediksi lonjakan kendaraan di Jalur Puncak. Sistem tersebut digunakan untuk membantu petugas melakukan antisipasi lebih awal terhadap potensi kepadatan.

Arus Puncak Dipantau Selama Libur

Jalur Puncak menjadi salah satu kawasan wisata yang mengalami peningkatan volume kendaraan saat akhir pekan maupun libur nasional. Karena itu, kepolisian menempatkan pengaturan lalu lintas sebagai bagian penting dalam menjaga kelancaran perjalanan wisatawan.

Dengan tingginya jumlah kendaraan pada Selasa pagi, pengendara diimbau memperhitungkan waktu perjalanan dan mengantisipasi perubahan rekayasa lalu lintas. Kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan arus kendaraan.

Pengendara yang melintasi jalur tersebut juga diharapkan mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan kendaraan ketika kondisi lalu lintas mengalami perlambatan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET – News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET – News – Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

Read More

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perwira TNI Ditahan Terkait Markas Judol di Cijantung
Semeru dan Anak Krakatau Erupsi Bersamaan, Ini Data dan Zona Bahaya
4 ABK KM Maulana 23 Dipulangkan, Polisi Usut TPPO
Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat Saat Bikin Konten
Pencabulan Anak di Bandung, Empat Tersangka Ditangkap Polisi
Jembatan Beton Garuda Tahap VI Desa Pao Gowa Rampung 100%, Siap Dorong Ekonomi Warga
Sambutan Meriah di Garut, inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman
Sambutan Meriah di Garut, inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Perwira TNI Ditahan Terkait Markas Judol di Cijantung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Semeru dan Anak Krakatau Erupsi Bersamaan, Ini Data dan Zona Bahaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:59 WIB

4 ABK KM Maulana 23 Dipulangkan, Polisi Usut TPPO

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat Saat Bikin Konten

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Pencabulan Anak di Bandung, Empat Tersangka Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Media Sindikasi

Perwira TNI Ditahan Terkait Markas Judol di Cijantung

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:21 WIB

Media Sindikasi

Semeru dan Anak Krakatau Erupsi Bersamaan, Ini Data dan Zona Bahaya

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:14 WIB

Media Sindikasi

4 ABK KM Maulana 23 Dipulangkan, Polisi Usut TPPO

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:59 WIB

Media Sindikasi

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat Saat Bikin Konten

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:50 WIB

Media Sindikasi

Pencabulan Anak di Bandung, Empat Tersangka Ditangkap Polisi

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:25 WIB