Hari Perdamaian Internasional, Patani Selatan Thailand Masih Jauh Dari Kedamaian

- Penulis Berita

Rabu, 21 September 2022 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Perdamaian Internasional, Patani Selatan Thailand Masih Jauh Dari Kata Damai

WBN, Patani – Setibanya “Hari Perdamaian Internasional atau International Day of Peace” yang mana setiap tahun akan di peringati oleh seluruh negara, pada tanggal 21 September.

Penulis merasakan Hari Perdamaian Internasional sacara global bagi semua umat manusia adalah untuk berkomitmen dan berkontribusi membangun suasana damai.

Manakala, Patani Selatan Thailand masih mengalami krisis konflik yang berpanjangan hingga hari ini, dan masih jauh dari kata damai.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data Deepsouthwatc (DSW) yang telah mencatat semenjak awal Januari 2004 hingga Agustus 2022, dari total 21.614 kasus kejadian, sebanyak 7.382 jiwa meninggal dunia, dan sebanyak 13.684 jiwa mengalami luka-luka.

Proses rundingan damai antara gerakan pejuang Patani dengan kerajaan Thailand telah berlangsung selama beberapa tahun ini, tetapi belum menemukan titik persetujuan yang jelas untuk menyelesaikan konflik yang berpanjangan selama ini.

Selama ini pemerintah Thailand sering kali melakukan diskriminasi terhadap warga sipil Patani. Melakukan cara operasi, pengepungan, pengeledahan, penangkapan, penyiksaan, penghilangan, pembunuhan di luar jalur hukum (Red : unlawful killing),  secara tidak perikemanusiaan, tidak perikeadilan, dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

BACA JUGA  Tingkatkan Kerjasama Militer, Atase Pertahanan RI Dampingi Dubes RI-Abuja Bertemu Kasad Nigeria
“Salah satu konflik yang membekas di hati warga sipil Patani adalah peristiwa pembantaian massa di hadapan pejabat polisi Takbai Wilayah Narathiwat pada tanggal 25 Oktober 2004, di mana puluhan jiwa melayang, dan menambah jumlah janda, serta anak yatim piatu. Ironisnya, pemerintah dan militer Thailand tidak ingin bertanggung jawab atas peristiwa Takbai tersebut” ungkap penulis.

Hingga saat ini, warga sipil Patani tetap memperjuangkan hak-hak mereka untuk merasakan hidup damai. Walau harus bersabar dengan situasi kejadian dan tantangan yang amat pedih. Akan tetap menjadi cita-cita besar untuk hidup berbangsa dan bernegara yang di akui dunia internasional.

Peringatan Hari Perdamaian Internasional ini di dedikasikan demi perdamaian dunia, dan secara khusus demi berakhirnya perang dan kekerasan yang terjadi selama ini, serta mendapatkan akses bantuan kemanusiaan bagi negara-negara yang memerlukannya.

Demikian, Hari Perdamaian Internasional pertama kali diperingati pada tahun 1982, dan dipertahankan oleh banyak negara, kelompok politik, militer, dan masyarakat. (*)

Penulis : Gentar, mahasiswa asal Patani (Selatan Thailand)

Editor : Fahri

Baca Berita Lain : Kasus Bully Di Sekolah Yang Menyebakan Depresi Berat

Hari Perdamaian Internasional

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kardinal Robert Prevost terpilih sebagai Paus ke-267 : Paus Leo XIV
Bahaya Nuklir India vs Pakistan: Ancaman Bersama
Lanjutkan Tugas, Satgas TNI Konga UNIFIL Laksanakan Transfer of Authority
Laga Sengit La Liga Malam Ini: Barcelona vs Celta Vigo! Tayang di Mana?
Penemuan Arkeologi Dugaan Kuat Makam Nabi di Tembok Cina
Amankan Perairan Lebanon, KRI Sultan IM Gelar Latihan Bersama AL Lebanon
Pesawat Hercules C-130  Dari Skadron Udara 33 Angkut Bantuan Kemanusiaan Ke Myanmar
Satgas TNI Konga UNIFIL Kumandangkan Gema Takbir

Berita Terkait

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:55 WIB

Kardinal Robert Prevost terpilih sebagai Paus ke-267 : Paus Leo XIV

Rabu, 7 Mei 2025 - 16:49 WIB

Bahaya Nuklir India vs Pakistan: Ancaman Bersama

Minggu, 20 April 2025 - 21:29 WIB

Lanjutkan Tugas, Satgas TNI Konga UNIFIL Laksanakan Transfer of Authority

Sabtu, 19 April 2025 - 23:42 WIB

Laga Sengit La Liga Malam Ini: Barcelona vs Celta Vigo! Tayang di Mana?

Jumat, 18 April 2025 - 23:38 WIB

Penemuan Arkeologi Dugaan Kuat Makam Nabi di Tembok Cina

Berita Terbaru