Pemdes Kire dan Pemprov Sulbar Tak Tau Pekerjaan Tanggul Penahan Ombak, LSM Kobra: Proyek Siluman 

- Penulis Berita

Rabu, 2 November 2022 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdes Kire dan Pemprov Sulbar Tak Tau Pekerjaan Tanggul Penahan Ombak, LSM Kobra: Proyek Siluman

Mamuju Tengah, PULBAKET – Kegiatan Proyek tanggul penahan ombak yang roboh di Pantai meresahkan masyarakat di Desa Kire, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kaur Perencanaan Desa Kire Sugandi yang mengantar wartawan dan Ketua LSM Kobra Kabupaten Polman Muhlis Nawawi mengatakan pekerjaan belum lama selesai, tanggul sudah roboh.

“Program pengusulan anggaran pembuatan Tanggul penahan ombak di anggarkan tahun 2019 / 2020,” katanya pada Rabu, 2 November 2022.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran berapa dan dari Dinas mana tidak tau. Pihak terkait pun tak datang melapor ke Kantor Desa. Nanti ada masalah roboh tanggul pantai penahan ombak baru kami ketahui,” sambungnya.

Lanjutnya, sudah pernah ada tim dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Yang datang meninjau ke lokasi yang roboh.

“Tindak lanjut tidak ada dan dinas terkait mana. Kami tak tau,” kata Sugandi.

PLT Najir mantan Kepala Desa Kire pun tak tau adanya Proyek itu.

“Karena tak ada satu pengawas atau pemborong pemenang tender yang datang,” katanya.

Kepala Desa Kire Irham menuturkan dirinya pun tak pernah mengetahui ada pekerjaan tanggul penahan ombak.

BACA JUGA  Ribuan Umat Islam Ikuti Tabligh Akbar di Lapangan Tegar Beriman Bogor 

“Setelah ada tanggul tersebut roboh. Baru saya tau serta dari laporan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Irham pekerjaan tersebut dari Provinsi. Silahkan Media dan LSM pertanyakan dinas mana yang mengerjakan.

“Saya sebagai Kepala dan aparat Desa tak tau dari Dinas mana dan anggaran berapa. Papan Proyeknya saja enggak pernah ada yang melihat,” tegasnya.

Ketua LSM Kobra Kabupaten Polewali Mandar Muhlis Nawawi mengatakan pihaknya akan investigasi. Ke Dinas terkait di Provinsi Sulbar bersama awak media untuk mencari tau. Dari Dinas mana dan anggaran proyek tanggul.

“Kenapa tidak satu pun aparat Desa dan Camat yang mengetahui. Adanya proyek tanggul di daerahnya. Setelah ada kerusakan atau roboh baru di ketahui. Ini sangat mengherankan,” ucapnya.

Ia pun mengaku bersama awak media telah mendatangin kantor PUPR di Bidang PSDA, kantor Kelautan yang membidangin. Tapi jawabannya pun tidak mengetahui.

“Pihaknya minta aparat penegak hukum telusuri dari mana proyek itu,” katanya.

 

Penulis : Puang Laupa Barunda
Editor : Rieqhe

Berita lain : Aksi Demo Depan Kantor KPK, Gempar Laporkan Dugaan Adanya Mafia Proyek di Kabupaten Bogor

 

Pemdes Kire / PULBAKET

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital
Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi
Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi
Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida
ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta
Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi
Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:09 WIB

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital

Senin, 6 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 10:52 WIB

Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta

Berita Terbaru

Media Sindikasi

Kasus MBG Cirebon Capai 287 Korban, Dugaan Pengolahan di Luar Dapur

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:48 WIB