Dankoopssus: TNI Siap Tangkal hingga Pemulihan Aksi Terorisme 

- Penulis Berita

Jumat, 9 Juni 2023 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dankoopssus: TNI Siap Tangkal hingga Pemulihan Aksi Terorisme

wartabelanegara.my.id, JAKARTA – Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI Mayjen TNI Joko P. Putranto menyampaikan masyarakat menyadari, bahwa dalam mengatasi aksi terorisme TNI harus siap mulai dari penangkalan, penindakan, sampai dengan pemulihan aksi terorisme act of war tersebut.

“Aksi terorisme tidak hanya menjadi ancaman bagi Indonesia saja akan tetapi menjadi ancaman global. Terbukti tidak saja menimbulkan korban jiwa yang cukup besar. Tetapi juga menyebabkan trauma psikologis yang berkepanjangan bagi masyarakat. Serta menimbulkan dampak negatif yang cukup luas terhadap berbagai aspek kehidupan,” ujarnya saat membuka Latihan Aksi Khusus Koopssus TNI Semester I TA 2023, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/6/2023).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayjen TNI Joko P. Putranto menjelaskan, berpedoman dari kejadian ini maka penanggulangan aksi terorisme harus di lakukan melalui berbagai strategi yang komprehensif dan integral.

“Yaitu melalui pendekatan hard power (penegakan hukum secara tegas dan normatif) maupun soft power (peningkatan kepedulian dan peran masyarakat). Guna melindungi seluruh warga masyarakat agar tidak menjadi korban aksi terorisme,” katanya.

Latar belakang di selenggarakan latihan aksi khusus Koopssus TNI Semester I TA 2023 ini adalah sebagai implementasi strategis untuk melaksanakan aksi penanggulangan teror dan pembebasan sandera.

Lebih lanjut Dankoopssus TNI mengatakan bahwa latihan aksi khusus Koopssus TNI Semester I TA 2023 ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan satuan aksi khusus TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan teror dan pembebasan sandera. “Latihan ini juga merupakan wujud dari kepedulian negara dan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat dari aksi terorisme,” ungkapnya.

TNI sebagai komponen pertahanan negara tidak akan membiarkan aksi terorisme menghantui dan mengancam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya cegah dan daya tangkal serta kecepatan bertindak. Dalam menanggulangi terjadinya aksi terorisme.

“Salah satu upaya untuk mewujudkan kemampuan tersebut adalah dengan melaksanakan latihan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas TNI. Dan juga untuk memberi rasa tenang, aman, nyaman bagi seluruh warga masyarakat,” kata Mayjen TNI Joko P. Putranto.

BACA JUGA  Peserta Termuda UKW dari Generasi Z , Saat Aninggell Berusia 18 Tahun

“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam latihan, yang telah menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi. Manfaatkan latihan ini dengan sebaik-baiknya. Mantapkan koordinasi dan jaga kekompakan serta ikuti seluruh prosedur. Dan mekanisme latihan serta utamakan zerro accident sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan lancar, aman dan berhasil,” kata Dankoopssus TNI.

Sebelum melaksanakan latihan di laksanakan juga Table Top Exercise yang merupakan latihan dalam bentuk simulasi di atas meja berbasis diskusi. Dengan tujuan adanya kesamaan teoritis dan untuk mengecek kesiapan setiap pemangku kepentingan dalam menanggapi situasi yang terjadi.

Usai melaksanakan Table Top Exercise di lanjutkan dengan latihan manuver di lapangan bertempat di Cirebon, Jawa Barat.

Latihan aksi khusus Koopssus TNI ini melibatkan 3 Satuan-satuan Khusus TNI yang terdiri dari Satuan 81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, Satbravo 90 Kopasgat TNI AU. Dan satuan TNI lainnya di bawah kendali Komando Operasi Khusus TNI (Koopssus TNI).

Peran serta TNI dalam mengatasi terorisme merupakan bagian tidak terpisahkan dari tugas pokok TNI dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar.

UU Nomor 34 Tahun 2004 menyebutkan ada dua tugas pokok TNI, antara lain Operasi militer untuk perang. Dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) terinci lagi dalam 14 tugas pokok yang ketiga dengan jelas tertera Mengatasi Aksi terorisme.

 

Sumber : Puspen TNI
Editor : Anningel

 

Berita Lain : Satgas TMMD gelar Sosialisasi Balatkom dan Bahaya Terorisme

 

Dankoopssus / Danakirtimedia

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida
ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta
Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi
Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM
Kolaborasi Askrida Bandung dan BPR LPM Strategis
Asuransi Bangun Askrida: Penguatan Asuransi Umum Nasional
Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta

Sabtu, 11 April 2026 - 00:28 WIB

Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat

Kamis, 2 April 2026 - 23:50 WIB

Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:28 WIB

Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM

Berita Terbaru