Kepala Bakamla RI Paparkan Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka 

- Penulis Berita

Rabu, 5 April 2023 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakamla RI Paparkan Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka

wartabelanegara.my.id, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia dalam Rapat terbatas tingkat Menteri memaparkan penanganan yang telah di lakukan Bakamla RI terhadap pengungsi dan pencari suaka yang menggunakan jalur laut.

Paparan tersebut di sampaikan di hadapan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD selaku Pimpinan Rapat. Berlangsung di Ruang Rapat Bima, Gedung Utama Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (5/4/2023).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menyampaikan di spersi operasi, sebaran lokasi pengungsi yang terdampar dari tahun 2020 – 2023, perkiraan rute laut yang di gunakan oleh pengungsi. Informasi pengungsi yang terdampar di Indonesia dan pendekatan solusi yang di tawarkan.

“Bukannya tanpa dasar, tindak penanganan pengungsi dan pencari suaka yang di lakukan Bakamla RI sesuai dengan PP Nomor 13 Tahun 2022. Tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (PKKPH) di Wilayah Perairan dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data yang di miliki Bakamla RI, dari tahun 2020 hingga 2023 terdapat total 1.588 orang pengungsi dan pencari suaka yang terdampar di Indonesia.

“Sebenarnya tujuan mereka (para pengungsi) itu ke Malaysia dan Australia. Namun di karenakan kerusakan mesin kapal karena tidak layak, mereka mengalami kecelakaan saat berlayar di perairan Indonesia”, papar Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia,” ucapnya.

BACA JUGA  Bakamla RI Gelar Rakor perdana Tim Pelaksana Forum KKPH

“Selanjutnya setelah di selamatkan, para pengungsi di amankan ke dinas terkait di Indonesia. Namun butuh kejelasan bagaimana nasib mereka. Dan bersama-sama kita temukan solusi terbaik. Untuk menanggulangi luapan jumlah pengungsi yang terdampar di Indonesia,” lanjutnya.

Di sisi lain, menurut data United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) jumlah pengungsi di Indonesia mencapai 9.497 orang. Belum termasuk pencari suaka yang berjumlah 3.213 orang. Dengan demikian total pengungsi dan pencari suaka di Indonesia mencapai 12.710 orang.

Turut di saksikan oleh Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan Menteri Sosial RI Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T.. Kepala Bakamla RI turut menyampaikan pendekatan solusi agar persoalan pengungsi dan pencari suaka ini tidak berlarut-larut.

Salah satu upayanya dengan melakukan pertukaran informasi yang intens dengan memanfaatkan Asean Coast Guard Forum (ACF) yang di lakukan secara terpadu. Selain itu, Daily Briefing Bakamla RI yang di lakukan oleh Indonesian Maritime Information Center (IMIC) di Puskodal Bakamla RI juga merupakan salah satu jalur Komunikasi yang efektif. Karena telah di ikuti oleh 29 Kementerian/Lembaga (K/L) baik di dalam maupun luar negeri.

 

Sumber : Bakamla RI
Editor : Aninngel

 

Berita Lain : Bakamla RI Masuk Lima Tertinggi Indeks Loyalitas K/L

 

Kepala / Danakirtimedia

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida
ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta
Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi
Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM
Kolaborasi Askrida Bandung dan BPR LPM Strategis
Asuransi Bangun Askrida: Penguatan Asuransi Umum Nasional
Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta

Sabtu, 11 April 2026 - 00:28 WIB

Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat

Kamis, 2 April 2026 - 23:50 WIB

Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:28 WIB

Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM

Berita Terbaru