Safari Jurnalistik di Tenjolaya Bogor, Subagiyo: Jaga Nama Baik PWI yang Terkikis Oknum Wartawan

- Penulis Berita

Senin, 12 Desember 2022 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Safari Jurnalistik di Tenjolaya Bogor, Subagiyo: Jaga Nama Baik PWI yang Terkikis Oknum Wartawan

WBN, Bogor – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar sosialisasi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan KIP. Dalam kegiatan Safari Jurnalistik di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor pada Senin, 12 Desember 2022.

Pemateri pertama, Ketua PWI Subagiyo menyampaikan kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberi pemahaman dan pengetahuan. Tentang UUD Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan KEJ terkait kinerja wartawan yang beretika.

“Di sini, kami bukan bermaksud menggurui dalam pelaksanaan sosialisasi. Namun untuk sharing pengalaman maupun wawasan. Serta berupaya menjaga nama baik profesi wartawan yang mulai terkikis oleh sejumlah oknum,” ujarnya di hadapan para Kepala UPT, Kepala Desa dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Tenjolaya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi pencerahan hukum dan KEJ adalah agenda rutin PWI Kabupaten Bogor. Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pencerahan. Dalam penyelesaian sengketa pemberitaan di media sosial.

Ketua PWI juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama panitia penyelenggara yang telah menyusun seluruh rangkaian kegiatan ini.

BACA JUGA  Marak Oplosan Gas Melon di Rumpin, ini Penjelasan Kapolsek

“Dengan tetap menjaga kekompakan dan penuh rasa tanggungjawab,” ucap Subagiyo.

Sementara itu pemateri kedua, Ketua bidang Advokasi PWI Kabupaten Bogor Deddy Juliawan mengatakan sosialisasi tentang KIP ini sangat bermanfaat untuk para peserta yang hadir.

“Kedepannya, untuk mengantisipasi oknum yang di duga sering mengintimidasi narasumber. Para peserta yang hadir memiliki hak jawab,” kata Subagiyo.

“Kalau ada oknum wartawan yang mengintimidasi. Yaitu hak narasumber apakah memberi keterangan atau tidak kepada wartawan,” sambung Deddy.

Camat Tenjolaya mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada PWI. Yang telah berkenan hadir dengan berbagai wawasan dan pengetahuan tentang dunia kewartawanan.

“Karena era digital semua informasi langsung bisa di akses terlebih lagi seperti informasi media sosial. Sehingga siapapun bisa menjadi wartawan,” katanya saat membuka acara Safari Jurnalis yang di prakarsai oleh PWI Kabupaten Bogor.

 

Penulis : Refer
Editor : Rieqhe
 

Berita Lain : PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik, Subagiyo: Kedepankan Kode Etik

 

Safari / PULBAKET

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital
Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi
Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi
Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida
ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta
Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi
Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:09 WIB

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital

Senin, 6 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 10:52 WIB

Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta

Berita Terbaru