Khawatir Longsor Susulan, Warga Perumahan Puspa Raya Minta Pihak Kecamatan Serius Atasi 

- Penulis Berita

Kamis, 25 Agustus 2022 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WBN, Bogor – Warga Perumahan Puspa Raya resah terkait lambatnya penanganan tanah longsor di pinggir Sungai Ciliwung dan Pos pertemuan warga tepatnya di RT 004 RW 012, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kondisi tersebut sudah dialami warga semenjak tahun lalu tanpa adanya perhatian dari pemerintah. Apalagi longsor yang dekat Pos pertemuan warga sangat resah jika turun hujan,” kata warga Perumahan Puspa Raya, Fahria Alfiano kepada WBN, Kamis, 25 Agustus 2022.

“Yah resah, apalagi ini sudah memasuki musim penghujan, dan bila terjadi hujan deras, bisa-bisa Pos yang warga gunakan untuk pertemuan akan roboh karena longsor. Hal itu bisa membahayakan jika anak-anak bermain disekitar TKP dan longsor susulan,” sambungnya yang juga sebagai Ketum Garda Bela Negara Nasional (GBNN).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keluhan warga, Ketua RW 012, Trisno Irianto membenarkan bahwa longsor kembali terjadi di Pos RT 04 RW 012.

“Kami sudah memberikan laporan dan sesuai arahan staf Litbang Desa Bojong Baru untuk mengajukan surat permohonan secara tertulis untuk perbaikan pembuangan saluran air yang diduga salah satu penyebab longsor kepada Kepala Desa,” ujarnya.

BACA JUGA  Jelang Ramadan, Warga Perum TNI Puspa Raya Salurkan Sembako ke Puluhan Dhuafa 

Ia menambahkan, sesuai arahan itu Ketua RT 004, Sutrisno membuat surat permohonan perbaikan saluran pembuangan air serta kronologisnya dan diketahui serta ditandatangani oleh Ketua RW 012, kemudian surat tersebut di ajukan ke staf Litbang Kecamatan Bojonggede.

“Setelah beberapa bulan semenjak surat diterima, pihak Pemdes dan Kecamatan mendatangi lokasi longsor namun sampai saat ini belum ada tindaklanjut kembali,” kata Trisno.

Sementara itu, Ketua RT 004, Sutrisno berharap pihak Pemdes dan Kecamatan serius menanggapi laporan dari tahun kemarin, dan pada bulan Februari sudah memberikan laporan terkait hal tersebut.

“Seusai arahan Litbang Desa Bojong Baru, pada bulan Februari kami sudah membuat laporan, dan menurut informasi sudah diberikan ke pihak Kecamatan Bojonggede. Harapan warga agar Pemdes dan Kecamatan terkhusus Pemkab Bogor serius menyikapi,” tegasnya. (*)

 

Editor: Rieqhe

 

Berita Lainnya Sidang Kasus Suap, Ajudan Ungkap Pertemuan Bupati Nonaktif Bogor, BPK dan Ihsan Ayatullah

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital
Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi
Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi
Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida
ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta
Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Tata Kelola SPPG Transparan, Cegah Konflik dan Gratifikasi
Ekonomi Lebaran 2026: Libur Bank dan Dampaknya ke UMKM

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:09 WIB

Mengenal OSINT: Senjata Baru Jurnalisme Investigasi di Era Digital

Senin, 6 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bagaimana Jurnalisme Investigasi Bekerja? Dari Hipotesis hingga Publikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 10:52 WIB

Audit Forensik dan Jurnalisme Investigasi: Kolaborasi Mengungkap Skandal Korporasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Gubernur Sumbar Terima Direksi PT Asuransi Bangun Askrida

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

ASKRIDA Optimistis Perluas Kerja Sama dengan Bank Jakarta

Berita Terbaru