LSM Penjara Minta RSUD Cileungsi Ringankan Biaya Pasien Kanker Kulit 

- Penulis Berita

Senin, 5 September 2022 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WBN, Bogor – Anggota LSM Penjara Kabupaten Bogor Eka Prasetiya meminta RSUD Cileungsi mempermudah dan meringankan biaya pengobatan pasien Safri (43) yang berdomisili di kampung Bakom RT 02 RW 04, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Selain itu, saya juga berharap dari semua pihak bisa ikut menyumbang untuk biaya pengobatan Safri,” katanya melalui WhatsApp pada Senin, 5 September 2022.

Eka mengungkapkan, Safri mengidap penyakit tumor kulit yang membuat tangan bagian sebelah kanan seperti terbakar. Bahkan kondisi tangan kanannya saat ini semakin parah dan hampir membusuk hingga jari jempolnya dipotong sendiri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Safri mulai terkena penyakit tersebut sejak sembilan tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, pengakuan Safri dan Istrinya yang disampaikannya kepada pihaknya, dirinya pernah dirawat seminggu di RS Sentot Indramayu sempat beberapa kali melakukan pengobatan, dan menjalani satu kali operasi namun kondisinya masih belum membaik.

BACA JUGA  Penerima Booster di Karadenan Bogor Sampaikan Terima Kasih kepada BIN

“Sekarang sudah dirawat di RSUD Cileungsi. Meski sudah dirawat selama lima hari, namun pihak rumah sakit belum bisa memastikan jenis penyakit yang diderita Safri dan mengenai biaya kami juga sedang melakukan penggalangan dana dijalan dengan melibatkan Paguyuban Solidaritas Pedagang Keliling Cileungsi (PSPKC),” kata Eka.

Menurutnya, kondisi tangan Safri belum bisa dipastikan dan pihak keluarga sangat berharap ada perhatian dari p Pemerintah Desa Kertamulia, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu atau pun pemerintah setempat maupun dermawan untuk menantu meringankan beban.

“Untuk berobat beliau hanya mengandalkan bantuan dari Donasi yang dilakukan oleh LSM Penjara dan PSPKC karena sehari-hari hanya mencari barang bekas dilingkungan Kampung Bakom, Desa Limusnunggal. Pendapatannya pun tak seberapa untuk menghidupi anak istrinya. Saat ini sedang sakit dan tak ada lagi yang mencari nafkah untuk keluarganya,” imbuh Eka.

 

Penulis: Agus
Editor: Rieqhe

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah
BPI KPNPA RI Soroti Telat Bayar, Pemkab Bogor Minta Waktu
Bupati Bogor : Perbaikan Jalan Cinangneng-Tenjolaya Tahun Ini
Hari Jadi Bogor (HJB) Run 2025 Half Marathon Berlari Menapak Jejak Sejarah
Gubernur Jabar Larang RSUD Tolak dan Tahan Pasien Karena Alasan BPJS
Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wabup Jaro Ade Laksanakan Shalat Idul Fitri
Pj. Bupati Bogor Yakin TMMD Dapat Membangun Desa Lebih Maju, Mandiri, Dan Sejahtera
Pj.Bupati Bogor : Terima Kasih PKK Atas Kolaborasi Yang Baik Selama Ini

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:04 WIB

Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:15 WIB

BPI KPNPA RI Soroti Telat Bayar, Pemkab Bogor Minta Waktu

Senin, 9 Juni 2025 - 16:14 WIB

Bupati Bogor : Perbaikan Jalan Cinangneng-Tenjolaya Tahun Ini

Minggu, 8 Juni 2025 - 11:39 WIB

Hari Jadi Bogor (HJB) Run 2025 Half Marathon Berlari Menapak Jejak Sejarah

Minggu, 13 April 2025 - 16:22 WIB

Gubernur Jabar Larang RSUD Tolak dan Tahan Pasien Karena Alasan BPJS

Berita Terbaru

Media Sindikasi

Berita Sindikasi: Inspiratif! Remaja Leuwi Goong Jadi Petugas Kebersihan

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:24 WIB