Pengadaan Meubel SMP Oleh Disdikbud Polman Ta. 2024 Diduga Kacau Balau, Ketua LSM LKPA : Indikasi Mark-Up Brutal, Barang Bekas, dan Rekayasa Tanggal

- Penulis Berita

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investigasi.top_Polman_Selasa_(2/12/2025)_ Proyek Pengadaan Meubel SMP DAU 2024 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar terus disorot tajam oleh LSM LKPA, Zubair Ketua LSM LKPA menyebut bahwa proyek tersebut kini berada di bibir jurang skandal, Sejumlah data pada sistem pengadaan memperlihatkan kejanggalan yang terlalu berani untuk diabaikan, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu paket paling bermasalah tahun ini.

Nilai kontrak Rp 1.583.650.000 dengan pagu Rp 1.600.181.000 tampak normal di atas kertas, namun dugaan permainan harga menguat setelah muncul laporan bahwa daftar furnitur yang dibeli tidak sepadan dengan nilai kontraknya.

Lembaga Kajian dan Pengawas Anggaran (LKPA) menyebut indikasi mark-up pada paket ini brutal dan tanpa malu-malu, apalagi metode E-Purchasing pada katalog sering dimanfaatkan oknum sebagai kedok menaikkan harga dengan dalih spesifikasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa sumber lapangan menyebut barang yang diterima sekolah diduga bukan barang baru bahkan ada yang memperkirakan sebagian item berpotensi rekondisi” terang Zubair

Lanjut Zubair, hal ini diduga bukan sekadar pelanggaran administrasi tapi perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negata dengan melakukan pemufakatan jahat dalam pengadaan.

Barang bekas yang dibayar seharga barang baru adalah bentuk pemiskinan negara secara sistematis.

Hal ini membuka dua kemungkinan:

“modus lama yang terus diulang, tanggal RUP, kontrak, dan penerimaan barang tidak sinkron dan memunculkan dugaan kuat adanya manipulasi dokumen elektronik” Tegas Zubair

Zubair juga mengungkapkan bahwa kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana anggaran pendidikan yang seharusnya menyentuh murid justru diduga dipelintir demi keuntungan pihak tertentu.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel investigasi.top untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat
Kolaborasi Askrida Bandung dan BPR LPM Strategis
BPI KPNPA RI Soroti Telat Bayar, Pemkab Bogor Minta Waktu
Bupati Bogor : Perbaikan Jalan Cinangneng-Tenjolaya Tahun Ini
Hari Jadi Bogor (HJB) Run 2025 Half Marathon Berlari Menapak Jejak Sejarah
Rudy Susmanto Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden RI
Remaja 15 Tahun di Gorontalo Hilang Terseret Arus Saat Bikin Konten
RSU UMC Milad ke-11 : Berkemajuan Membangun Masyarakat Sehat

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:28 WIB

Askrida Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Jawa Barat

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:36 WIB

Kolaborasi Askrida Bandung dan BPR LPM Strategis

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:15 WIB

BPI KPNPA RI Soroti Telat Bayar, Pemkab Bogor Minta Waktu

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:53 WIB

Pengadaan Meubel SMP Oleh Disdikbud Polman Ta. 2024 Diduga Kacau Balau, Ketua LSM LKPA : Indikasi Mark-Up Brutal, Barang Bekas, dan Rekayasa Tanggal

Senin, 9 Juni 2025 - 16:14 WIB

Bupati Bogor : Perbaikan Jalan Cinangneng-Tenjolaya Tahun Ini

Berita Terbaru

Media Sindikasi

Berita Sindikasi: Patroli Subuh Amankan 9 Pemuda Mabuk, Kamtibmas Terjaga

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:40 WIB

Media Sindikasi

Berita Sindikasi: 67 Tokoh Nasional Raih Pimred Award dan Pena Emas 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 08:00 WIB