Wisuda Profesi AAMAI XXXII menegaskan peran sertifikasi A2IK sebagai standar kompetensi utama industri asuransi kerugian, setelah tiga pegawai Askrida resmi menyandang gelar profesional tersebut.
Jakarta, 8 Desember 2025 — Wisuda Gelar Profesi AAMAI XXXII menjadi momentum penting bagi industri asuransi nasional setelah tiga pegawai PT Asuransi Bangun Askrida resmi menyandang gelar Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (A2IK), sertifikasi profesional tingkat lanjut di bidang asuransi umum.
Tiga Pegawai Askrida Resmi Menyandang Gelar A2IK
Tiga pegawai PT Asuransi Bangun Askrida yang berhasil meraih gelar A2IK yakni Rex Henderson Agandhi, M.T., AAIK, Fanisabeilla Sucynafinanda, S.M., AAIK, dan Muhammad Rizky Fajriansyah, S.M., AAIK. Ketiganya dinyatakan lulus setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan dan ujian sertifikasi profesi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI).
Perolehan gelar ini menandai pengakuan atas kompetensi teknis dan strategis para profesional asuransi dalam mengelola risiko kerugian yang kompleks.
Wisuda Profesi AAMAI XXXII Digelar di Jakarta
Wisuda Gelar Profesi AAMAI ke-32 diselenggarakan pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 08.00–12.30 WIB, bertempat di The Westin Hotel – East Java Ballroom, Jakarta. Kegiatan ini merupakan agenda resmi AAMAI sebagai bentuk apresiasi terhadap para profesional asuransi yang telah memenuhi standar kompetensi nasional.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Angkat Tema Dinamika Geopolitik Global
Mengusung tema “Geopolitical Shifts and the Future of Insurance Risk Management”, wisuda AAMAI XXXII juga menjadi ruang diskusi mengenai dampak perubahan geopolitik global terhadap manajemen risiko asuransi, termasuk pengaruhnya terhadap underwriting, reasuransi, dan stabilitas portofolio.
Apa Itu Sertifikasi A2IK?
A2IK (Ahli Asuransi Indonesia Kerugian) adalah sertifikasi profesional tingkat lanjut di bidang asuransi kerugian atau non-jiwa di Indonesia. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa pemegangnya memiliki kompetensi tinggi dalam aspek teknis dan strategis operasional asuransi umum.
Pemegang A2IK dinilai memiliki keahlian dalam analisis risiko kompleks, manajemen portofolio asuransi, penetapan dan evaluasi polis, pemahaman reasuransi, serta pengambilan keputusan teknis dan strategis yang berdampak langsung terhadap keberlanjutan perusahaan asuransi.
Jenjang Sertifikasi Asuransi Kerugian
Dalam sistem sertifikasi profesi asuransi kerugian di Indonesia, terdapat beberapa jenjang utama. A3IK (Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian) berada pada tingkat menengah dan menjadi fondasi penguasaan teknis asuransi umum, seperti underwriting dasar, klaim, dan manajemen risiko.
Sementara itu, A2IK merupakan jenjang lanjutan di atas A3IK. Sertifikasi ini sering menjadi persyaratan untuk posisi supervisor, manajer, hingga analis senior di perusahaan asuransi kerugian karena menuntut pemahaman strategis dan pengambilan keputusan tingkat lanjut.
Peran A2IK dalam Standar Industri dan Regulasi
Keberadaan tenaga ahli bersertifikat A2IK dinilai krusial dalam menjaga profesionalisme industri asuransi. Industri asuransi di Indonesia juga didorong untuk memiliki SDM bersertifikasi guna memenuhi standar kompetensi dan tata kelola perusahaan yang baik.
Tenaga ahli A2IK berperan penting dalam memastikan proses underwriting, pengelolaan klaim, dan manajemen risiko berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan standar industri.
Komitmen Askrida Menguatkan SDM Profesional
Keberhasilan tiga pegawai meraih A2IK mencerminkan komitmen Askrida dalam membangun SDM profesional dan berdaya saing. Langkah ini diharapkan memperkuat kualitas layanan, ketahanan manajemen risiko, serta kepercayaan publik terhadap industri asuransi kerugian.
AAMAI Gelar Wisuda Profesional Asuransi Ke XXX
STMA Trisakti Gelar Senat Terbuka, Wisuda 138 Mahasiswa Angkatan XXXIII
Sumber Berita :
Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK







[…] Wisuda AAMAI XXXII, Tiga Pegawai Askrida Raih Gelar A2IK […]