Artikel Dengan Judul : SAHATE CUP 2026 8 Klub Bola Voli Putri Menggelora Merebutkan Rp.13 Juta
GARUT, 5 September 2026 — Semangat olahraga, persatuan, dan kebersamaan menggema di Lapangan Kampung Cikajar, Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Sabtu (5/9/2026). Turnamen Bola Voli Putri Sahate Cup 2026 resmi digelar mulai pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan delapan klub yang seluruhnya berasal dari satu desa, yakni Desa Tegalgede.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Bertanding dengan Sportivitas, Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan”, Sahate Cup 2026 bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan kemenangan. Turnamen ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai kegiatan positif dan produktif.
Yang menarik, seluruh peserta mengikuti turnamen tanpa dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat sekaligus memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi klub-klub lokal untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
HADIAH TOTAL RP13 JUTA
Semarak Sahate Cup 2026 semakin terasa dengan disiapkannya total hadiah sebesar Rp13 juta bagi para pemenang. Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan prestasi para atlet yang telah bertanding dengan penuh semangat dan sportivitas.
Penyerahan hadiah secara langsung akan diberikan oleh Tatang Sumirat, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Gerindra, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga dan pembinaan atlet di tingkat masyarakat.
Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada gelaran Sahate Cup 2026, tetapi dapat menjadi motivasi bagi generasi muda dan atlet-atlet lokal untuk terus berlatih, berprestasi, serta membawa nama baik Desa Tegalgede dan Kecamatan Pakenjeng.
8 KLUB, SATU DESA, SATU SEMANGAT
Delapan klub yang ambil bagian dalam Sahate Cup 2026 berasal dari Desa Tegalgede. Kondisi ini menjadikan turnamen semakin menarik karena pertandingan bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan antarklub, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarmasyarakat dalam satu desa.
Meski berada dalam satu wilayah, persaingan di lapangan dipastikan berlangsung sengit. Setiap klub tentu membawa ambisi untuk menjadi yang terbaik. Namun, semangat sportivitas dan persaudaraan tetap menjadi landasan utama.
HADIR DIDUKUNG UNSUR PEMERINTAHAN DAN KEAMANAN
Pembukaan turnamen dipimpin oleh Tatang Sumirat, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Gerindra. Turut hadir Camat Pakenjeng Deni Sugiani, S.IP., M.A.P.; Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat; serta Danramil Pakenjeng Kapten CKU Khasanudin.
Hadir pula Penasihat Dewan Pimpinan Sahate Tegalgede, Ade Manadin, dan Humas Tim Sahate, AIP Guntara, bersama jajaran panitia serta keluarga besar Sahate.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat yang diharapkan mampu menciptakan suasana kompetisi yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
BUKAN SEKADAR MENGEJAR JUARA
Sahate Cup 2026 memiliki tujuan yang lebih luas. Selain mencari dan mengembangkan bibit atlet bola voli putri, turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan mental, kedisiplinan, kerja sama tim, serta membangun karakter generasi muda melalui olahraga.
Olahraga juga menjadi salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan sosial masyarakat. Dari lapangan pertandingan, lahir komunikasi, persahabatan, dan solidaritas yang dapat terus terjaga di luar arena.
Panitia berharap seluruh klub dapat bertanding dengan kemampuan terbaik, menghormati keputusan wasit, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai nilai sportivitas.
HARAPAN BESAR UNTUK TEGALGEDE
Dengan konsep gratis tanpa biaya pendaftaran, melibatkan delapan klub dari satu desa, serta menyediakan hadiah total Rp13 juta, Sahate Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu kegiatan olahraga yang mampu memberikan energi positif bagi masyarakat Desa Tegalgede.
Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan dan semakin berkembang, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet bola voli putri berprestasi dari Pakenjeng yang tidak hanya berjaya di tingkat desa, tetapi juga mampu bersaing di tingkat Kabupaten Garut hingga tingkat yang lebih tinggi.
Sahate Cup 2026 akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi dan membawa pulang hadiah. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi tentang kebersamaan, keberanian bertanding, sportivitas, dan semangat membangun prestasi bersama.
Bertanding boleh sengit, mengejar juara boleh maksimal, tetapi persaudaraan harus tetap menjadi pemenang. (Jajang ab)
Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET – News
Oleh : Rohman Priatna
Hak Cipta : EXPOSE NET – News – Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.






